
Acara dibuka oleh Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi Bappelitbangda Kab. Hulu Sungai Selatan pada hari Selasa, 24 September 2024. Acara dihadiri oleh 18 Perangkat Daerah terkait yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Dalam perekonomian Kabupaten Hulu Sungai Selatan, kategori industri pengolahan memiliki andil yang cukup besar. Tahun 2023 memiliki kontribusi terbesar ke lima. Sementara itu untuk laju pertumbuhan ekonomi selama lima tahun terakhir berflktuatif dengan rata-rata sebesar 3,46 persen. Laju pertumbuhan kategori pengadaan listrik dan gas selama tahun 2019-2023 fluktuatif dengan rata-rata 5,65 persen. Pada tahun 2022, setelah pandemi covid 19 kategori ini bisa tumbuh positif sebesar 7,41 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun 2021 sebesar 4,52 persen. Dan di tahun 2023, meningkat menjadi 7,56 persen. Data PT. PLN menunjukkan adanya peningkatan pada jumlah pelanggan listrik dan produksi listrik. Kenaikan produksi listrik mencapai 8,6 persen. Selama lima tahun terakhir, pertumbuhan kategori lapangan usaha konstruksi secara rata-rata sebesar 4,13 persen setiap tahunnya. Di tahun 2022, laju pertumbuhan kategori konstruksi mengalami perlambatan menjadi 5,56 persen dibandingkan tahun 2021 yang tumbuh sebesar 6,14 persen. Namun, di tahun 2023 mengalami peningkatan laju pertumbuhan, sebesar 6,51 persen. Data dari realisasi APBD menunjukkan kenaikan belanja modal untuk bangunan/gedung, jalan, jembatan, jaringan dan irigasi. Selanjutnya masuk ke dalam sesi diskusi yang dimoderatori oleh Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi Bappelitbangda Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

