
Presiden Jokowi pernah beberkan Tiga Strategi Besar, yaitu hilirisasi industri, digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta ekonomi hijau. Berdasar tiga strategi ini Bappelitbangda Kabupaten Hulu Sungai Selatan mencoba untuk membahas tema lebih kecil dalam Webinar dengan tema “Hilirisasi Produk Pertanian di Kab. HSS” dengan Narasumber Prof. Dr. Ir. Hesty Heryani, M.Si, IPU, ASEAN Eng, Guru Besar Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat.
Webinar ini dilaksanakan pada Kamis, 23 November 2023, dan Prof Hesty lebih memfokusikan dalam konteks Hilirisasi pada era digital dan ekonomi Hijau.
Tentu Pemerintah Daerah harus mendorong adanya hilirisasi produk pertanian mengingat HSS kaya akan sumber daya alam dan pertanian merupakan sektor terbesar dalam PDRB Kabupaten. Pengembangan hilirisasi produk pertanianpun sangat berguna untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat Lewat hilirisasi tersebut para petani dan pelaku agribisnis juga akan mendapatkan nilai tambah dan jaminan pasar yang luas. Pada akhirnya tentu saja berdampak positif pada kenaikan ekonomi masyarakat
Dengan hilirisasi hasil besar akan diperoleh oleh petani. Dengan diolah terlebih dahulu, petani berpotensi mendapatkan income hingga 12 kali lipat Hilirisasi pertanian ini kan mengolah hasil pertanian yang kita miliki menjadi produk turunan lain. Produk olahannya ini kemudian dijual dengan harga yang lebih tinggi. Potensi pendapatan yang diraih hingga 12 kali lipat dibanding sebelum diolah
Apalagi kalau dilakukan digitalisasi dan pola keberlanjutan akan menamhab efek yang lebih besar. Prof Hesty dalam paparanya mencontohkan peluang pembuatan Katupat Kandangan dalam kemasan (instan). Serta dalam diskusi juga dibahas peluang es lahang dengan packing baru, gula merah dll.